Cara Pasang Tandon Blow – Tandon air blow adalah jenis tandon air yang biasanya terbuat dari bahan HDPE dan diproses melalui proses peniupan atau blow moulding.
Melalui proses ini, tandon air yang dihasilkan sangat kuat, tahan lama, dan bobotnya ringan. Oleh sebab itu, tandon air ini sangat mudah untuk dipasang tanpa memerlukan banyak tenaga kerja.
Penasaran bagaimana caranya? Simak penjelasannya melalui artikel di bawah ini!
Cara Pasang Tandon Blow

Bobotnya yang ringan tapi kuat membuat tandon air blow mudah untuk dipasang dan dipindahkan sesuai kebutuhan dan kondisi lingkungan. Namun, dalam memasang tandon air ini harus dilakukan dengan benar agar tetap stabil dan kuat.
Berikut ini adalah cara pasang tandon blow yang bisa diikuti.
1. Memilih Lokasi yang Tepat
Ketika memilih lokasi penempatan tandon, perhatikan ketinggian, aksesibilitas, dan keamanannya. Semakin tinggi tandon ditempatkan dari titik pemakaian air, semakin besar tekanan air yang dihasilkan karena dipengaruhi oleh gaya gravitasi.
Namun, beban yang ditanggung oleh struktur bangunan juga semakin besar. Oleh sebab itu, pastikan atap atau lantai tempat tandon diletakkan mampu menahan beban tersebut.
Pilih lokasi yang mudah dijangkau untuk melakukan perawatan rutin atau perbaikan saat diperlukan. Pastikan area di sekitar tandon cukup luas untuk kemudahan gerak dan bekerja dengan aman.
Terakhir, letakkan tandon di tempat yang terlindungi dari benda jatuh, seperti ranting pohon. Hindari juga untuk menempatkan tandon di dekat sumber panas yang berlebihan. Jika perlu, tambahkan penutup untuk mencegah benda asing atau panas berlebih masuk ke dalam tandon.
2. Persiapan Alat dan Bahan
Setelah menentukan lokasi yang tepat, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk proses pemasangan tandon blow.
Berikut ini adalah alat dan bahan yang diperlukan beserta fungsinya:
- Tandon air blow dengan ukuran dan kapasitas sesuai kebutuhan dan luas ruang penyimpanan.
- Alat tandon yang berfungsi untuk mencegah tandon langsung bersentuhan dengan permukaan yang tidak rata atau kasar, serta meredam getaran.
- Pasir atau kerikil digunakan untuk meratakan permukaan alas dan memberikan sedikit bantalan.
- Pipa dan fitting untuk menghubungkan tandon air blow dengan sumber air masuk dan saluran distribusi air keluar.
- Pompa air untuk meningkatkan tekanan air atau mendistribusikan air ke lantai atas.
- Alat ukur atau waterpass untuk memastikan tandon air telah terpasang dengan posisi datar.
- Alat bantu lainnya, seperti obeng, kunci pas, dan alat-alat lainnya, yang mungkin dibutuhkan sesuai jenis tandon dan sistem perpipaan yang digunakan.
3. Langkah-Langkah Pemasangan
Setelah persiapan semua selesai, langkah terakhir adalah memasang tandon air dengan benar dan teliti agar stabil dan kuat.
- Membuat Alas Tandon
Bersihkan area pemasangan dari rumput, batu, atau benda tajam lainnya menggunakan sapu lidi atau air bertekanan. Tujuannya untuk menghindari benda asing yang dapat merusak tandon atau mengganggu kestabilan.
Kemudian, sesuaikan ukuran alas dengan ukuran tandon dengan memberikan sedikit ruang di sekelilingnya untuk sirkulasi udara. Pastikan alas cukup kuat untuk menahan beban tandon saat terisi penuh.
Gunakan alat ukur atau waterpass untuk memastikan permukaan alas benar-benar datar. Terakhir, tambahkan lapisan pasir atau kerikil sekitar 2-3 cm saja.
- Memasang Tandon Air Blow
Angkat tandon blow dengan hati-hati dan letakkan di atas alas yang sudah disiapkan. Pastikan posisi tandon berada di tengah-tengah alas.
Gunakan alat ukur atau waterpass untuk memastikan tandon terpasang dengan posisi sejajar. Jika ada ketidakrataan, tambahkan atau kurangi lapisan pasir atau kerikil di bawah alas.
Kencangkan baut pengikat tandon pada alas secara merata. Pastikan semua baut terpasang dengan kuat untuk menghindari pergerakan tandon.
- Menyambungkan Pipa
Sambungkan pipa inlet ke bagian atas tandon untuk mengalirkan air dari sumber air ke dalam tandon. Kemudian, sambungkan juga pipa outlet ke bagian bawah tandon untuk menyalurkan air dari tandon ke semua titik-titik penggunaan air di rumah atau bangunan.
Gunakan fitting yang sesuai dengan ukuran pipa dan jenis sambungan, serta sambungannya cukup rapat untuk menghindari kebocoran. Jika menggunakan pompa air, pasang pompa di dekat tandon dan pastikan pompa terpasang dengan kuat dan kabel listrik telah terisolasi dengan baik.
- Memasang Overflow
Sambungkan pipa overflow ke saluran pembuangan yang aman. Pasang overflow di sisi tandon beberapa cm di bawah bagian atas tandon. Tujuannya untuk mencegah tandon meluap saat air masuk terlalu banyak.
Lamanya Umur Pakai Tandon

Lamanya umur pakai tandon cukup bervariasi, misalnya bahan HDPE yang umumnya memiliki umur pakai sekitar 10-15 tahun. Namun, hal ini bisa dipengaruhi oleh penggunaan dan kondisi lingkungan di sekitar tandon.
Jika tandon air perlu diganti biasanya ditandai dengan munculnya retakan atau lubang pada tandon, permukaan dalam yang kotor dan berlumut, air berbau tidak sedap, tekanan air menurun, dan tandon mulai bocor.
Untuk memperpanjang umur pakai tandon, bersihkan tandon secara teratur, periksa kondisi tandon secara rutin, lindungi dari paparan sinar matahari secara langsung, dan gunakan filter air untuk membantu menjaga kualitas air di dalam tandon.
Rekomendasi Tandon Blow Kuat dan Tahan Lama

Sebagai rekomendasi, tandon air Grand Blow adalah pilihan yang terbaik. Tandon Air Grand Blow merupakan jenis tandon air yang terbuat dari bahan HDPE dan dikenal karena daya tahannya yang tinggi dan dindingnya yang kuat.
Memiliki perlindungan triple protection yang membuat tandon air tidak mudah berlumut, tahan terhadap benturan, dan aman digunakan untuk wadah penyimpanan air bersih.
Dengan pilihan ukuran yang bervariasi, tandon air ini cocok untuk berbagai keperluan, baik rumah tangga, bisnis, maupun komersial lainnya.
Penutup
Jadi, itulah cara pasang tandon blow agar tetap stabil dan kuat. Terima kasih sudah menyimak dan sampai jumpa lagi dengan informasi menarik lainnya.

