Apa Fungsi Septic Tank? Cara Memaksimalkan Penggunaannya

Apa Fungsi Septic Tank Cara Memaksimalkan Penggunaannya

Apa Fungsi Septic Tank? – Pada sistem pengelolaan limbah, pastinya selalu ada salah satu komponen penting yaitu berupa tangki septik. 

Apalagi jika suatu area tersebut tidak terjangkau oleh jaringan pipa pembuangan limbah perkotaan. Pentingnya keberadaan dari komponen ini seringkali diabaikan atau bahkan tidak dipahami secara mendalam oleh masyarakat.

Padahal sebenarnya memiliki peranan sangat penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan kebersihan yang baik.

Sebenarnya dengan pemahaman yang tepat mengenai fungsi dan cara kerja dari septic tank, maka bisa memaksimalkan pemakaiannya dengan baik dan memperpanjang usia pakainya.

Selain itu juga secara tidak langsung berkontribusi pada lingkungan yang bersih dan kesehatan. Tepat pada ulasan kali ini akan dijelaskan dengan lengkap mengenai berbagai fungsi septic tank.

Maka dari itu, lebih baik simak ulasan ini sampai habis.

Berbagai Fungsi dari Septic Tank

Berbagai Fungsi dari Septic Tank

Septic tank sendiri merupakan bagian penting pada sistem pengolahan limbah yang ada di berbagai tempat, tidak terkeceuali rumah.

Terdapat berbagai fungsi dari adanya tempat penampungan limbah sementara ini yaitu:

1. Apa Fungsi Septic Tank: Untuk Menampung Limbah

Septic tank sendiri mempunyai fungsi untuk menampung limbah dari kamar mandi, toilet, maupun area lainnya yang ada pada suatu bangunan.

Tempat penampungan limbah sementara ini juga menampung limbah padat yang nantinya terurai oleh bakteri.

2. Pengelolaan Limbah Secara Biologis

Tempat penampungan limbah sementara ini dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas bakteri anaerob yang mampu mengurai limbah organik jadi lumpur dan gas.

Dengan bantuan bakteri didalamnya, maka volume limbah padat bisa berkurang secara signifikan.

3. Pemisahan Komponen Limbah

Limbah padat akan mengendap di bagian dasar tempat penampungan sementara ini, kemudian membentuk lapisan lumpur.

Sedangkan limbah cair akan mengapung atau mengalir ke saluran pembuangan berikutnya. Lemak maupun minyak yang mengapung akan terpisah dari air limbah lainnya.

4. Pengelolaan Air Limbah Sebelum Dibuang

Septic tank bertugas untuk menyaring air limbah sebelum dialirkan ke sistem drainase. Proses pengelolaan dari awal ini mampu membantu mencegah limbah mentah mencemari tanah maupun air dari sumber permukaan.

5. Melindungi Kesehatan Masyarakat

Dengan pengelolaan limbah yang tepat, septic tank bisa membantu mencegah penyebaran bakteri yang bisa menyebabkan penyakit.

Sehingga bisa membantu menjaga kebersihan lingkungan yang ada di sekitar dan melindungi kesehatan masyarakat.

6. Mencegah Masalah Lingkungan

Dengan desain yang kedap air, maka adanya tempat penampungan limbah sementara ini mampu mencegah limbahnya bocor ke tanah dan mencemari airnya.

Sistem septic tank yang baik bisa membantu mengurangi resiko meluapnya limbah ke permukaan, terutama pada saat hujan lebat.

7. Mendukung Pengelolaan Limbah yang Berkelanjutan

Septic tank sendiri dirancang untuk pemakaian jangka panjang dengan perawatan rutin, seperti pengosongan lumpur.

Dengan pengolahan limbah yang benar, maka tempat penampungan limbah sementara ini mampu membantu mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan.

Cara Memaksimalkan Penggunaan Septic Tank

Cara Memaksimalkan Penggunaan Septic Tank

Pemakaian tempat penampungan limbah sementara di berbagai tempat pada saat ini merupakan hal yang umum.

Akan tetapi meski begitu, masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya menyadari pentingnya perawatan dan pengelolaan yang baik terhadap septic tank.

Berikut ini terdapat beberapa cara dalam memaksimalkan pemakaian tempat penampungan limbah sementara ini yaitu:

1. Pemilihan Lokasi Secara Tepat

Pastikan tempat penampungan limbah sementara ini pemasangannya minimal 10 sampai 14 meter dari sumber air bersih, untuk mencegah kontaminasi.

Pilih lokasi yang tanahnya stabil dan tidak mudah longsor, supaya tetap kokoh. Lokasinya harus yang mudah jika akan mengakses untuk keperluan pengosongan maupun pengecekkan.

2. Pemakaian Material Berkualitas

Pemilihan tempat penampungan limbah ini perlu sesuai dengan jumlah penghuni yang menempati suatu area tersebut.

Pakai septic tank yang bahannya berkualitas tinggi seperti HDPE, supaya tahan tekanan dan tidak mudah bocor.

3. Gunakan Air Secara Bijak

Kurangi pemakaian air secara berlebihan untuk mencegah septic tank cepat penuh dan sistem resapannya jadi penuh.

Pakai alat seperti toilet dual flush atau shower yang hemat air untuk mengurangi volume limbahnya.

4. Hindari Memasukkan Bahan Tidak Larut

Jangan buang tisu, plastik, popok, maupun bahan lain yang tidak larut ke dalam toilet. Hindari membuang bahan kimia berbahaya contohnya seperti deterjen, cat, maupun pelarut ke dalam sistem septic tank.

Hal ini karena bisa mengganggu aktivitas dari bakteri pengurai.

5. Perawatan Secara Rutin

Septic tank sendiri perlu dikosongkan secara rutin untuk menghindari meluapnya limbah. Penyedotannya sendiri tergantung dari kapasitas dan pemakaian.

Periksa dengan rutin kondisinya setiap tahun untuk memastikan tidak ada yang retak atau bahkan bocor.

6. Hindari Penanaman Pohon Dekat Septic Tank

Sebaiknya hindari menanam pohon besar di dekat tempat penampungan limbah, karena akar pohonnya bisa merusak struktur septic tank atau menyumbat saluran resapan.

Review Septic Tank Merk Grand

Review Septic Tank Merk Grand

Produk merk Grand satu ini bisa menjadi salah satu rekomendasi tempat penampungan limbah sementara yang cocok untuk berbagai area.

Karena septic tank berteknologi ini terbuat dari material HDPE berkualitas tinggi, yang menjadikannya tidak mudah retak maupun bocor.

Terdapat dual faced bioball pada septic tank merk Grand ini yang sudah memiliki paten, jadi lebih ampuh dalam memecah limbah dengan sangat baik.

Untuk sistem penyaringan limbahnya sendiri dilakukan secara berulang kali, sehingga menghasilkan endapan lumpur yang lebih sedikit.

Penutup

Jadi, itulah tadi apa fungsi dari septic tank dan cara memaksimalkan pemakaiannya. Yuk, segera beralih menggunakan tempat penampungan limbah berteknologi tinggi supaya pemakaiannya tetap awet.