Tips Perawatan Tandon Air – Tandon air merupakan wadah penyimpanan air bersih untuk berbagai keperluan sehari-hari.
Agar tetap awet dan tidak cepat rusak, tandon air harus dirawat dengan baik dan benar. Dengan demikian, biaya pengeluaran akibat perbaikan atau penggantian bisa diminimalisir.
Mari cari tahu bagaimana tips perawatan tandon air agar tetap awet dan tidak cepat melalui pembahasan berikut ini!
Tips Perawatan Tandon Air

Pentingnya merawat tandon air seringkali terlupakan oleh para penggunanya. Padahal, perawatan tandon air merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kualitas air yang tersimpan di dalamnya dan umur pakai tandon air.
Berikut ini adalah tips perawatan tandon air yang bisa diikuti:
1. Pembersihan Rutin
Pembersihan rutin tandon air adalah kunci untuk menjaga kualitas air yang digunakan dalam sehari-hari. Dengan membersihkan tandon air secara berkala, maka pertumbuhan lumut, jamur, dan bakteri yang mencemari air dapat dicegah.
Umumnya, frekuensi pembersihan tandon air yang ideal adalah tiga sampai enam bulan sekali, tergantung pada kualitas sumber air dan kondisi lingkungan sekitar. Cara membersihkan tandon air juga cukup mudah dan bisa dilakukan sendiri.
- Kosongkan seluruh air dalam tandon.
- Gunakan sikat untuk menggosok dinding dinding tandon agar kotoran dan lumut bisa terangkat.
- Setelah bersih, bilas tandon dengan air bersih hingga tidak ada sisa kotoran.
- Semprotkan desinfektan khusus tandon air ke seluruh bagian dalam tandon air untuk memastikan kebersihan lebih maksimal. Biarkan beberapa saat agar desinfektan bekerja dengan optimal.
- Bilas kembali tandon dengan air bersih hingga tidak ada desinfektan yang tersisa, minimal tiga kali pembilasan.
- Biarkan tandon air hingga benar-benar kering sebelum diisi kembali dengan air bersih.
2. Perlindungan Tambahan
Perlindungan tambahan pada tandon air sangat penting untuk mencegah kontaminasi dan menjaga kualitas air tetap bersih. Beberapa langkah perlindungan tambahan yang bisa dilakukan, antara lain:
- Menggunakan penutup tandon yang rapat untuk mencegah masuknya serangga, daun, atau kotoran lainnya yang bisa mempengaruhi kualitas air bersih di dalam tandon.
- Menggunakan penutup rapat atau cat berwarna gelap untuk mengurangi pertumbuhan lumut dan bakteri, terutama untuk tandon air yang terpapar sinar matahari langsung.
- Pasang jaring halus di sekitar lubang ventilasi untuk mencegah masuknya serangga.
3. Pemasangan Filter Air
Filter air akan menyaring berbagai jenis kotoran, partikel, dan bakteri, yang mungkin terbawa oleh sumber air. Jenis filter yang digunakan dapat disesuaikan dengan kualitas sumber air.
Mengingat di pasaran sendiri terdapat berbagai jenis filter air dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Penggunaan filter air memberikan sejumlah manfaat yang menguntungkan dalam menjaga kualitas air bersih yang tersimpan di dalam tandon. Yaitu:
- Menahan kotoran dan partikel sehingga tidak mengendap di dasar tandon air.
- Beberapa jenis filter dilengkapi dengan kemampuan membunuh bakteri, sehingga air yang masuk ke tandon sudah dalam kondisi yang lebih bersih dan higienis.
- Air yang lebih bersih akan membuat pertumbuhan lumut dan kerak di dalam tandon dapat diminimalkan. Sehingga, umur pakai tandon air menjadi lebih panjang.
- Air yang telah disaring akan lebih jernih, segar, dan aman untuk digunakan bahkan dikonsumsi.
4. Pengecekan Berkala
Pembersihan rutin dan memberikan perlindungan tambahan merupakan salah satu yang bisa dilakukan untuk menjaga agar tandon air tetap awet dan tidak cepat rusak.
Akan tetapi, minimal setahun sekali lakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada bagian tandon. Hal ini termasuk dinding, dasar tandon, sambungan pipa, kran air, dan aksesoris lainnya.
Perhatikan tanda-tanda kerusakan, seperti retakan, kebocoran, karat, atau pertumbuhan lumut yang berlebihan. Apabila terdapat masalah pada tandon air, segera perbaiki untuk mencegah kontaminasi air dan menghindari kerugian yang lebih besar.
5. Sumber Air
Kualitas air yang masuk ke dalam tandon sangat mempengaruhi kualitas air yang tersimpan di dalamnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa sumber air yang digunakan sudah bersih dan aman untuk digunakan.
Sumber air yang tercemar oleh bakteri, virus, atau zat kimia berbahaya dapat menyebabkan kontaminasi pada seluruh isi tandon.
Manfaat Merawat Tandon Air

Merawat tandon air bukan hanya untuk menjaganya agar tetap awet dan tidak mudah rusak. Namun, merawat tandon air secara tidak langsung juga turut menjaga kesehatan penghuni rumah yang menggunakan air tersebut. Dengan demikian, manfaat merawat tandon air adalah:
- Kualitas air terjaga, sehingga lebih sehat dan aman untuk digunakan bahkan dikonsumsi.
- Perawatan yang baik akan membuat tandon air lebih awet dan tidak perlu sering diganti.
- Perawatan rutin dapat mencegah kerusakan yang lebih parah dan mengurangi biaya perbaikan.
Rekomendasi Tandon Air Bebas Kuras Mudah Dirawat

Untuk memudahkan perawatan, tandon air bebas kuras adalah pilihan terbaik. Tandon Air Auto Drain bisa menjadi pilihan yang ekonomis dan higienis.
Di mana, tandon air ini dilengkapi pipa transparan yang berguna untuk mengetahui kualitas air yang tersimpan di dalam tandon. Sehingga, pengguna bisa mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan pengurasan.
Tidak hanya itu, adanya pipa bebas kuras membuat tandon air ini mudah dirawat dan dibersihkan. Karena hanya cukup memutar kerannya maka air akan otomatis keluar. Jadi, pengguna tidak perlu menguras tandon secara manual saat akan melakukan perawatan dan pembersihan.
Penutup
Jadi, itulah tips perawatan tandon air agar tetap awet dan tidak cepat rusak. Terima kasih sudah menyimak dan sampai jumpa lagi dengan informasi menarik lainnya.

