9 Tips Pemasangan Septic Tank dan Rekomendasinya

9 Tips Pemasangan Septic Tank dan Rekomendasinya

Pemasangan Septic Tank – Septic tank adalah suatu wadah kedap air yang digunakan untuk menampung dan mengolah limbah cair rumah tangga, seperti tinja dan air bekas cucian. Limbah ini kemudian akan mengalami proses penguraian secara alami oleh bakteri anaerob di dalam septic tank.

Setelah membahas apakah boleh memberi beban tambahan di atas tandon air pendam, artikel ini akan membahas tips pemasangan septic tank. Yuk, simak!

Tips Pemasangan Septic Tank

Tips Pemasangan Septic Tank

Pemasangan septic tank harus dilakukan dengan tepat untuk memastikan kinerjanya berjalan dengan optimal dan menghindari masalah yang mungkin terjadi di kemudian hari. Misalnya kebocoran pada septic tank bahkan septic tank meledak. Oleh sebab itu, berikut ini adalah tips yang bisa diikuti dalam pemasangan septic tank.

1. Pilih Lokasi yang Tepat

Tidak hanya untuk tandon air, untuk memastikan kinerja optimal dan keamanan lingkungan, pemilihan lokasi septic tank harus tepat. Hindari area yang sering tergenang air atau dekat dengan sumber air tanah.

Kemudian, perhatikan jarak minimal antara septic tank dan sumber air setidaknya 10 meter. Selain itu, pertimbangkan pula kemudahan akses untuk perawatan berkala seperti pengurasan septic tank.

2. Gali Lubang dengan Ukuran yang Sesuai

Penggalian lubang harus dilakukan dengan akurat. Alasannya, karena ukuran lubang harus disesuaikan dengan dimensi septic tank yang akan dipasang. Baik dari segi panjang, lebar, maupun tingginya.

Kedalaman lubang juga perlu diperhatikan agar seluruh komponen septic tank dapat terpasang dengan benar dan tidak ada bagian yang terhimpit.

3. Pastikan Dasar Lubang Rata dan Padat

Buatlah permukaan dasar lubang menjadi rata dan padat dengan menggunakan pasir atau batu split. Lapisan ini akan berfungsi sebagai fondasi yang kuat, mencegah septic tank dari pergeseran dan memastikan kinerja septic tank menjadi optimal.

4. Pasang dengan Posisi yang Benar

Pemasangan septic tank harus dilakukan dengan benar dan stabil. Letak pipa inlet dan outlet juga harus diperiksa kembali agar sesuai dengan saluran pembuangan yang sudah ada. Posisi yang benar akan memastikan kinerja septic tank tetap optimal dan mencegah terjadinya kebocoran.

5. Pipa Inlet dan Outlet Harus Rapat

Gunakan jenis sambungan pipa yang kuat dan rapat untuk mencegah terjadinya kebocoran. Disisi lain, perhatikan juga kemiringan pipa menuju septic tank agar aliran limbah dapat mengalir dengan lancar dan menghindari terjadinya sumbatan.

6. Isi dengan Air

Setelah memastikan semua sambungan pipa sudah terpasang dengan rapat dan tidak ada kebocoran, langkah selanjutnya adalah mengisi septic tank dengan air hingga sekitar seperti bagian.

Air yang dimasukkan ke dalam septic tank berfungsi untuk meratakan tekanan di dalam septic tank dan mencegah terjadinya kerusakan pada struktur septic tank akibat perubahan tekanan yang tiba-tiba.

7. Timbun Kembali Lubang dengan Tanah

Rongga udara yang tertinggal di sekitar septic tank dapat menyebabkan penurunan tanah yang tidak merata dan berpotensi merusak struktur septic tank.

Oleh karena itu, pastikan saat melakukan penimbunan, tanah dipadatkan dengan baik sehingga tidak ada rongga udara yang tersisa. Sebaiknya, lakukan penimbunan secara bertahap sambil meratakan tanah di sekitar septic tank.

8. Buat Lapangan Resapan

Lapangan resapan berfungsi sebagai area penyerapan limbah cair yang telah melalui proses pengolahan di dalam septic tank.

Agar lebih efektif, lapangan resapan harus dibangun menggunakan bahan yang berpori-pori. Misalnya, batu split atau kerikil, serta memiliki tingkat kemiringan yang tepat untuk mempermudah proses penyerapan.

9. Perawatan Berkala

Agar septic tank dapat berfungsi dengan baik dalam jangka waktu yang lama, perawatan rutin sangat diperlukan. Tidak hanya itu, lakukan juga pemeriksaan secara berkala terhadap seluruh komponen septic tank termasuk pipa-pipa sambungan untuk memastikan tidak ada kerusakan.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pemasangan Septic Tank

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pemasangan Septic Tank

Pemasangan septic tank memerlukan beberapa faktor yang penting untuk diperhatikan. Mulai dari ukuran septic tank, jenis tanah, kualitas air limbah, dan perawatan rutin.

  • Ukuran Septic Tank: Pilih ukuran septic tank yang sesuai dengan jumlah penghuni di rumah atau bangunan.
  • Jenis Tanah: Jenis tanah akan memengaruhi cara pemasangan septic tank, Tanah yang tidak rata memerlukan penanganan khusus dibandingkan jenis tanah yang rata.
  • Kualitas Air Limbah: Jenis air limbah yang dibuang ke septic tank juga perlu diperhatikan, terutama jika mengandung bahan kimia yang berbahaya. Hal ini tidak hanya berdampak buruk bagi lingkungan tetapi juga bisa merusak struktur septic tank.
  • Perawatan Rutin: Lakukan perawatan rutin pada septic tank, seperti pemompaan tinja dan pembersihan secara berkala.

Rekomendasi Septic Tank Mudah Dipasang dan Ramah Lingkungan

Rekomendasi Septic Tank Mudah Dipasang dan Ramah Lingkungan

Sebagai rekomendasi, septic tank merek Grand adalah pilihan yang tepat dan solusi terbaik untuk pengolahan limbah rumah tangga.

Septic tank ini tidak hanya terbuat dari bahan berkualitas tinggi sehingga mudah dipasang, tetapi juga menggunakan sistem filtrasi empat tahapan untuk memastikan proses penguraian limbah di dalamnya lebih efektif.

Lebih lanjut, septic tank Grand juga dilengkapi teknologi Dual Faced Bioball yang memuat penyaringan lebih baik dan bekerja secara maksimal dan hasil yang dikeluarkan lebih bersih. Hal inilah yang membuat septic tank Grand lebih ramah lingkungan.

Penutup

Itulah 9 tips pemasangan septic tank dan rekomendasinya ya. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi dengan informasi menarik lainnya.