Bolehkah Memberi Beban Tambahan di Atas Tandon Air Pendam?

Bolehkah Memberi Beban Tambahan di Atas Tandon Air Pendam

Tandon Air Pendam – Di era yang semuanya serba modern seperti saat ini, memiliki fasilitas penampungan air memang menjadi salah satu elemen penting pada sistem penyediaannya. 

Jenis tandon air pendam, memang dirancang sedemikian rupa untuk menyimpan air dengan kapasitas yang memadai.

Namun seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan ruang, maka pastinya muncul pertanyaan yang seringkali diabaikan banyak orang yaitu “apakah boleh memberi beban tambahan di atas tempat peanmpungan satu ini?”

Pertanyaan yang satu ini tidak hanya menyinggung dari aspek teknisnya saja, tapi soal keamanan dan efisiensinya.

Karena dalam banyak kasus, para pemilik rumah maupun bangunan memanfaatkan ruang kosong di atas tandon untuk berbagai hal.

Setelah membahas perbedaan tandon air tanam, artikel ini akan membahas bolehkah memberi beban tambahan di atas tandon air pendam. Yuk, simak!

Alasan Tidak Disarankan Menambah Beban pada Tandon Air Pendam

Alasan Tidak Disarankan Menambah Beban pada Tandon Air Pendam 

Tempat penampungan jenis pendam sendiri memang letaknya di bawah tanah. Hal inilah yang menjadikan banyak orang memanfaatkan ruang di atasnya untuk berbagai hal.

Padahal sebenarnya memberi beban tambahan di atas tandon tidak disarankan. Terdapat berbagai hal kenapa penambahan beban tidak disarankan. Berbagai alasan tersebut yaitu:

1. Resiko Kerusakan Struktur

Tempat penampungan jenis tanam sendiri memang dirancang untuk menahan tekanan dari dalam (air) dan luar (tanah).

Beban tambahan di atas tempat penampungan ini, seperti benda berat atau konstruksi, bisa memberikan tekanan yang tidak rata pada permukaan tandon.

Dinding atau penutup dari tempat penampungan ini bisa retak atau pecah. Kalau strukturnya tidak kuat, maka bisa menurunkan fungsinya.

2. Tidak Dirancang untuk Menahan Beban Tambahan

Sebagian besar dari tempat penampungan ini terbuat dari material plastik HDPE, fiberglass, maupun material lainnya yang kuat tetapi fleksibel.

Berbagai material ini dirancang untuk menahan tekanan air saja, namun bukan tekanan dari luar tanah.

Penambahan beban tambahan di atas tempat penampungan jenis tanam bisa menyebabkan deformasi (penyok atau melengkung) pada permukaannya.

3. Resiko Kebocoran pada Tandon Air Pendam

Beban berat yang ditempatkan pada atas tempat penampungan bisa menekan penutup atau sambungan tandon.

Hal ini bisa beresiko merusak seal atau sambungan pipa, yang berujung menyebabkan bocor. Kebocoran sendiri tentunya bisa menyebabkan air terbuang sia-sia, merusak tanah di sekitaran tandon, dan mencemari air didalamnya.

4. Gangguan pada Sistem Pipa dan Pompa

Beban tambahan bisa menyebabkan pergeseran atau perubahan bentuk pada tempat penampungan tanam, yang beresiko merusak sambungan pipa maupun pompa.

Pipa sendiri bisa patah atau bahkan terlepas. Pompa air bekerja lebih keras karena tekanannya yang tidak stabil, sehingga memperpendek usia pemakaiannya.

5. Akses Perawatannya Berkurang

Kalau ada benda berat diatasnya, maka akses untuk perawatan, pembersihan, maupun memperbaiki tempat penampungan akan menjadi sulit.

Sebagai dampaknya, perawatan tandon jadi tidak optimal. Hal ini bisa menurunkan kualitas air dan memperpendek umur pemakaiannya.

6. Resiko Keamanan

Beban yang bertambah, terutama yang sangat berat seperti konstruksi atau kendaraan bisa menyebabkan penutup pada tempat penampungan runtuh bahkan amblas.

Dampaknya sendiri menimbulkan bahaya bagi orang-orang disekitarnya. Selain itu menyebabkan kerusakan permanen pada tandon maupun struktur diatasnya.

7. Meningkatkan Tekanan pada Tanah di Sekitar Tandon

Beban berat diatasnya bisa menyebabkan tekanan tambahan pada tanah disekitarnya. Kalau tanah tidak cukup kuat atau stabil, maka hal ini bisa menyebabkan tandonnya bergeser atau terangkat.

Tempat penampungan ini kehilangan posisi semula, sehingga sambungan pipanya rusak. Selain itu, resiko keretakan pada tempat penampungan ini bisa meningkat.

Alternatif Aman Pemanfaatan Ruang di Atas Tandon Air Pendam

Alternatif Aman Pemanfaatan Ruang di Atas Tandon Air Pendam

Maka dari itu, pemiliknya tidak bisa sembarangan untuk memanfaatkan ruang jika di bawahnya ada tempat penampungan jenis tanam.

Kalau memang lahannya terbatas tapi masih perlu ruang tersendiri, maka ada beberapa alternatif aman untuk memanfaatkan ruang di atas tempat penampungan jenis tanam yaitu:

1. Membangun Struktur di Samping Tandon

Untuk kelebihannya sendiri tidak memberikan tekanan langsung pada tempat penampungan air. Dari segi desain dan ukurannya sendiri fleksibel.

Contohnya sendiri bisa membuat gudang kecil di samping tandon untuk menyimpan peralatan. Pastikan struktur tambahan tidak terlalu dekat dengan tempat penampungan supaya tidak mengganggu akses perawatannya.

2. Membuat Lantai Beton di Atas Tandon

Kelebihannya sendiri bisa memberikan permukaan yang rata dan kuat diatasnya. Sebaiknya konsultasikan dengan ahlinya masalah desain dan ketebalannya, supaya tidak membebani tandon.

Pastikan ada sistem drainase yang baik di bawah lantainya untuk mencegah genangan air.

3. Pakai Tandon yang Kapasitasnya Besar

Solusi yang paling sederhana dan efektif yaitu dengan memperbesar kapasitas tandonnya. Pastikan tempat penampungan baru bisa ditempatkan pada lokasi yang sesuai dan tidak mengganggu strukturnya.

Review Tandon Air Bebas Kuras dan Anti Lumut

Review Tandon Air Bebas Kuras dan Anti Lumut 

Tidak perlu khawatir, saat ini ada tempat penampungan air yang memiliki teknologi bebas kuras dan anti lumut yang merknya Auto Drain.

Terdapat pipa indikator air, yang bisa mengecek air didalam tandon Auto Drain tanpa perlu membuka bagian penutupnya.

Untuk materialnya sendiri terbuat dari HDPE yang berkualitas. Jika membeli tempat penampungan air merk Auto Drain ini, bisa mendapatkan bonus kaki penopang dan pelampung otomatis merk Grand Luxe Switch.

Akhir Kata

Nah, itulah tadi jawaban apakah bisa menambah beban pada tandon air jenis pendam. Jangan lupa, untuk tandon yang bebas kuras jawabannya hanya dari merk Auto Drain.