Perbedaan Bio Septic Tank – Pada era modern seperti ini, pengelolaan limbah domestik menjadi salah satu perhatian utama di kalangan masyarakat.
Pemakaian sistem pembuangan limbah yang efisien sebenarnya tidak hanya memastikan kebersihan lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Salah satu sistem pembuangan limbah yang efektif yaitu seperti pemakaian septic tank. Penampungan limbah sementara ini pada umumnya ada dua jenis, yaitu bio dan satunya yang masih tradisional.
Meski keduanya sama-sama memiliki fungsi sebagai tempat pembuangan dan pengelolaan limbah sementara, akan tetapi ada perbedaan signifikan yang perlu Anda tahu.
Setelah membahas tips memilih tandon air sesuai jenis proyek, artikel ini akan membahas perbedaan bio septic tank dan tradisional. Yuk, simak!
Septic Tank Tradisional

Septic tank tradisional sendiri merupakan sistem pengolahan limbah yang sederhana dan umumnya dipakai masyarakat, terutama pada daerah pedesaan atau rumah-rumah lama.
Untuk fungsinya sendiri yaitu menampung dan menguraikan limbah domestik seperti air dari toilet, kamar mandi, maupun dapur.
1. Komponen Septic Tank Tradisional
Tempat penampungan limbah ini pada umumnya terdiri dari dua bagian utama, yaitu bak penampung dan area resapan atau drain field.
Bak penampung sendiri menjadi awal limbah cair masuk ke saluran pembuangan. Air yang sudah mengalami proses pemisahan akan dialirkan ke tanah melalui area resapan atau drain field ini.
Biasanya tangki septik ini terbuat dari beton, batu bata, maupun batu-batuan yang disusun sedemikian rupa.
2. Cara Kerjanya
Pada bak penampungnya sendiri mengalami pemisahan alami jadi tiga lapisan, yaitu lapisan padat (sludge) yang merupakan bagian paling bawah yang terdiri dari material padat.
Lapisan cair (effluent) yang mengandung air limbah, yang nantinya dialirkan ke area resapan. Kemudian lapisan minyak dan lemak (scum) yang terdiri dari minyak, lemah, dan material ringan lainnya.
3. Kekurangan Septic Tank Tradisional
Tangki septik satu ini memiliki resiko pencemaran tinggi pada tanah dan sumber air bawah tanah. Pada proses pemisahan limbahnya sendiri terbatas, hanya mengandalkan bakteri alami saja.
Endapan padatnya perlu disedot secara rutin supaya mencegah dari septic tank penuh. Bahkan materialnya sendiri bisa rapuh dan mengalami kerusakan seiring berjalannya waktu.
Septic Tank Bio

Sedangkan septic tank bio sendiri merupakan sistem pengolahan limbah modern, yang dirancang untuk menguraikan limbah rumah tangga secara lebih efektif dan ramah lingkungan.
Tempat penampungan limbah sementara bio ini memanfaatkan teknologi untuk menguraikan limbah organik secara lebih cepat dan efisien.
Sehingga menghasilkan air buangan yang lebih bersih dan aman bagi lingkungan.
1. Cara Kerja Septic Tank Bio
Limbah yang masuk akan mengalami beberapa tahapan penguraian. Untuk tahapan yang pertama pemisahan antara limbah padat dan cair.
Limbah padat yang terkumpul akan diuraikan oleh bakteri anaerobik, yang bekerja tanpa adanya oksigen. Prosesnya menghasilkan zat organik yang terurai menjadi gas dan cairan.
Limbah cair yang sudah diproses akan melewati media penyaringan, sehingga cairan lebih bersih dan aman untuk dialirkan keluar.
Yang terakhir melalui tahapan pengendapan, air buangan sudah lebih jernih dan kadar zat pencemarnya tergolong rendah.
2. Komponen Utama Septic Tank Bio
Tempat penampungan limbah sendiri terdiri dari beberapa komponen utama. Komponen pertama yaitu bakteri pengurai khusus, yang bisa mempercepat proses penguraian limbah.
Terdapat media penyaringan, untuk menyaring zat-zat organik dalam limbah cair. Pada septic tank bio terdapat ruang terpisah, yang memisahkan berbagai tahapan proses penguraian.
Kemudian terdapat sistem ventilasi, berguna untuk mengeluarkan gas yang dihasilkan dari proses penguraian.
3. Keunggulan Septic Tank Bio
Penggunaan septic tank bio sendiri penguraiannya lebih cepat dan efektif karena adanya bakteri dan ruang terpisah.
Cairan yang dikeluarkan dari septic tank bio lebih jernih dan aman, sehingga bisa langsung disalurkan ke saluran pembuangan.
Dari segi perawatannya sendiri lebih minim dibandingkan yang tradisional. Adanya sistem filter bisa membantu mengurangi zat padat pada limbah.
Proses penguraiannya yang efisien dan sistem ventilasi baik, sehingga tidak menimbulkan bau.
Perbedaan Septic Tank Bio dengan Tradisional

Terdapat beberapa perbedaan antara tangki septik bio dengan tradisional. Untuk yang bio terdapat penyaringan berkali-kali, sehingga limbah jadi lebih bersih.
Untuk yang tradiosional sendiri, hanya mengandalkan pengendapan alami. Septic tank bio jauh lebih efisien dalam menguraikan limbah padat dan cair dibandingkan bio yang penguraiannya lebih lama.
Septic tank bio sendiri pemasangannya jauh lebih terjangkau jika dibandingkan yang tradisional. Sedangkan untuk dampak lingkungannya, septic tank bio lebih ramah lingkungan dibanding yang tradisional.
Rekomendasi Septic Tank Bio Berkualitas
Kini tidak perlu khawatir lagi masalah penampungan limbah sementara. Karena berikut ini terdapat beberapa rekomendasi yang bisa Anda coba, yaitu:
1. Septic Tank Bio Grand

Rekomendasi pertama yaitu septic tank bio dengan merk Grand. Tangki septik ini terbuat dari bahan HDPE berkualitas tinggi, sehingga memiliki kekuatan sangat baik dalam menghadapi segala pergerakan tanah.
Dilengkapi dengan teknologi penyaringan berulang kali dan dual faced bioball yang sudah mempunyai paten, menjadikan limbah akhir lebih sedikit dan aman bagi lingkungan sekitar.
2. Septic Tank Biorotech Penguin

Rekomendasi selanjutnya yaitu septic tank Biorotech dari merk Penguin. Penggunaan teknologinya menjadikan tangki septik merk Penguin ini menghasilkan endapan yang sedikit.
Untuk pemasangannya sendiri cukup mudah dan cepat, jadi bisa digunakan untuk menampung limbah sementara.
3. Septic Tank Bio Pennyu

Terakhir yaitu tangki septik bio dengan merk Pennyu. Untuk tahapan proses penguraiannya sendiri cukup banyak.
Hal ini menjadikan limbah dari toilet bisa lebih aman. Untuk material septic tank merk Pennyu sendiri dari yaitu Polietilen (PE), yang cukup kuat.
Penutup
Jadi, sekian dulu penjelasan mengenai perbedaan septic tank bio dengan yang tradisional. Buruan checkout berbagai rekomendasi produknya sebelum kehabisan.

