Tandon air 500 liter umumnya cocok untuk rumah dengan jumlah penghuni sedang atau rumah yang memiliki kebutuhan air cukup tinggi, misalnya untuk mencuci mobil atau menyiram tanaman
Setelah membahas cara mengatasi tandon yang tidak mengalir ke kran, artikel ini akan membahas cara menguras tandon air 500 liter. Yuk, simak!
Cara Menguras Tandon Air 500 Liter yang Tepat

Menguras tandon air secara berkala sangat penting untuk menjaga kualitas air yang disimpan. Hal ini disebabkan karena endapan dan kotoran yang menempel pada dinding tandon dapat menyebabkan air menjadi keruh, bau bahkan mengandung bakteri berbahaya.
1. Siapkan Alat dan Bahan
Untuk menguras tandon, cara atau langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
- Tangga digunakan untuk mencapai bagian atas tandon terutama jika tandon berada di tempat yang tinggi atau sulit dijangkau.
- Ember digunakan untuk menampung air kotor saat proses pembersihan.
- Selang digunakan untuk mengalirkan air dari tandon ke tempat pembuangan.
- Pompa air digunakan untuk mempercepat proses pengurasan terutama tandon dengan ukuran besar.
- Sikat digunakan untuk menggosok dinding dan dasar tandon agar bersih dari lumut atau kotoran. Sebaiknya, pilihlah sikat yang berbulu lembut agar tidak merusak lapisan dalam tandon.
- Spons digunakan untuk membersihkan bagian-bagian yang sulit dijangkau oleh sikat.
- Kain lap bersih digunakan untuk mengelap dinding tandon setelah digosok.
- Alat pengukur digunakan untuk mengukur ketinggian air di dalam tandon.
- Sabun cuci piring digunakan untuk membersihkan dinding tandon. Jadi, sebaiknya pilih sabun yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
- Pemutih digunakan untuk membersihkan lumut atau jamur yang sulit dibersihkan.
- Air bersih digunakan untuk membilas tandon setelah dibersihkan.
2. Matikan Pompa Air
Mematikan pompa air sebelum menguras tandon adalah langkah yang sangat penting untuk memastikan proses pembersihan berjalan lancar, aman dan efektif. Dengan mematikan pompa, hasil pembersihan yang optimal bisa didapatkan serta berbagai risiko bisa dihindari.
3. Kosongkan Tandon
Tujuan utama dari pengosongan tandon ini adalah untuk memastikan bahwa tidak ada air yang tersisa di dalam tandon saat melakukan pengurasan atau pembersihan. Sebelum memulai proses pengosongan, pastikan kran utama yang memasok air ke tandon sudah ditutup.
Pastikan area di sekitar tandon aman dan tidak ada orang yang melintas saat proses pengosongan berlangsung dan buang semua sampah atau kotoran yang ada di sekitar tandon sebelum memulai proses ini.
4. Bersihkan Bagian Dalam Tandon
Setelah tandon air kosong, langkah selanjutnya adalah membersihkan bagian dalamnya. Tujuannya adalah untuk menghilangkan kotoran, lumut atau endapan yang menempel pada dinding dan dasar tandon.
Sementara itu, untuk meminimalisir penumpukan kotoran atau endapan yang berlebih maka sebaiknya bersihkan tandon air secara rutin minimal setiap enam bulan sekali.
5. Bilas dengan Air Bersih
Jika bagian dalam tandon sudah selesai dibersihkan, langkah yang tidak kalah penting adalah membilasnya dengan air bersih. Membilas tandon dengan air bersih akan membantu menghapus sisa-sisa sabun atau pemutih yang digunakan untuk membersihkan tandon.
Selain itu, membilas dengan air bersih akan membantu mencegah timbulnya bau tidak sedap dan air yang tersimpan di dalam tandon tetap bersih.
Pada langkah ini, pastikan semua sudut dan celah tandon telah terbilas dengan baik dan sebaiknya ulangi beberapa kali hingga air bilasan terakhir jernih, tidak mengeluarkan bau dan tidak berbusa.
6. Bersihkan Tutup Tandon
Selain membersihkan bagian dalam tandon, membersihkan tutup tandon juga tidak kalah penting. Karena tutup tandon seringkali menjadi sarang bagi debu, serangga dan kotoran lainnya.
Di mana, kotoran-kotoran ini dapat mencemari air bersih yang akan masuk ke dalam tandon. Dengan kata lain, kebersihan tutup tandon akan membantu menjaga kualitas air dalam tandon tetap baik.
7. Keringkan Tandon
Tandon yang lembap atau basah dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, jamur dan lumut. Oleh sebab itu, mengeringkan tandon setelah proses pengurasan atau pembersihan sangatlah diperlukan.
Pengeringan tandon yang benar akan membantu memastikan tandon selalu bersih dan aman dari kontaminan.
8. Pengisian Ulang Tandon
Setelah semua cara menguras tandon air 500 liter selesai dilakukan, maka langkah terakhir adalah melakukan pengisian ulang tandon agar bisa memenuhi kebutuhan air.
Jangan lupa untuk selalu menggunakan sumber air bersih yang layak konsumsi untuk mengisi tandon agar air lebih terjamin kualitasnya.
Tandon Air Titan Harga Termurah Minim Pengurasan

Rekomendasi tandon air 500 liter yang minim pengurasan dengan harga termurah adalah Tandon Air Titan. Meski terbilang murah, tapi tandon air ini memiliki kualitas yang tidak perlu diragukan lagi.
1. Kelebihan Tandon Air 500 Liter Titan
- Memiliki triple protection yang membuat tandon air ini awet, aman digunakan dan kuat.
- Anti lumut dan virus.
- Minim pengurasan dan mudah dibersihkan.
- Bersertifikasi Halal MUI dan FDA
- Tidak berbau dan berlendir.
- Harga termurah dan bergaransi.
2. Spesifikasi
- Volume tandon: 550 liter
- Tinggi tandon: 1200 mm
- Tinggi sampai tutup: 1210 mm
- Diameter tandon: 790 mm
- Inlet: 1 inch
- Outlet: 1 inch
- Drain: 1 inch
- Berat 10 kg
3. Harga
Harga Tandon Air Titan terbilang murah dan ramah di kantong karena hanya sekitar 700 ribuan saja dan sudah mendapatkan jaminan garansi ganti baru sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Penutup
Itulah tadi cara menguras tandon air 500 liter yang tepat agar terbebas dari lumut. Terima kasih dan sampai jumpa lagi dengan informasi menarik lainnya.

