Mengapa Air Tandon Kadang Berbau Kaporit?

Mengapa Air Tandon Kadang Berbau Kaporit?

Air Tandon Berbau Kaporit – Menjamin kualitas air bersih untuk berbagai area adalah tanggung jawab penting guna menjaga kesehatan semua penggunanya.

Tidak jarang merasa terganggu saat mencium aroma menyengat dari bak penampungan air. Fenomena air tandon berbau kaporit menjadi salah satu keluhan yang paling sering muncul bagi pengguna layanan PAM.

Sisa zat yang terlalu tinggi bisa menyebabkan iritasi pada kulit sensitif serta merusak kualitas pakaian saat mencucinya. Sistem penyaluran airnya yang bersih pada perkotaan biasanya menggunakan zat disinfektan guna membunuh kuman berbahaya selama proses pengalirannya.

Kaporit atau klorin berfungsi sebagai benteng perlindungan agar air tetap steril. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan kenapa airnya pada tempat penampungan berbau kaporit.

Jadi, untuk lebih jelasnya simak artikel berikut.

Berbagai Penyebab Air Tandon Berbau Kaporit

Berbagai Penyebab Air Tandon Berbau Kaporit

Memastikan kualitas air pada berbagai tetap bersih dan segar adalah dambaan setiap orang demi menjaga kesehatan. Namun, kenyamanan tersebut sering kali terganggu ketika mencium aroma kimia yang sangat tajam saat membuka kran.

Aroma kaporit yang menyengat biasanya berkaitan erat dengan proses sterilisasi air oleh pihak penyedia layanan airnya. Berikut ini berbagai penyebab air pada tempat penampungan bau kaporit yaitu:

1. Dosis Klorin yang Terlalu Tinggi dari Sumbernya

Pihak penyedia layanan air bersih mungkin memberikan dosis kaporit berlebih guna menjamin sterilitas airnya. Kadar klorin yang tinggi ini bertujuan untuk membunuh bakteri patogen agar airnya sampai dalam kondisi aman.

2. Lokasi Rumah Sangat Dekat dengan Pusat Distribusi

Jika rumah atau bangunan berada dekat dengan pusat pengolahan air, maka airnya yang diterima masih mengandung kadar klorin maksimal.

Zat kimia tersebut belum sempat menguap secara alami selama proses perjalanan panjang dalam pipa.

3. Kurangnya Sirkulasi Udara di Dalam Tandon

Tandon air yang tertutup sangat rapat tanpa adanya lubang ventilasi akan memerangkap gas kaporit yang lepas dari permukaan airnya.

Gas tersebut akan terkumpul pada ruang kosong bagian atas sehingga aromanya menjadi semakin pekat.

4. Waktu Inap Air yang Terlalu Singkat

Kaporit memerlukan waktu tertentu untuk menguap secara alami ke udara bebas agar aromanya menghilang dari dalam air secara perlahan.

5. Reaksi Kimia dengan Material Tandon yang Rendah

Material tempat penampungan yang tidak berkualitas, bisa bereaksi secara kimiawi dengan zat klorin yang terkandung dalam airnya.  Penggunaan tandon yang tidak standar sangat berisiko merusak kualitas rasa serta aroma asli dari airnya.

6. Adanya Penumpukan Endapan Organik di Dasar

Zat kaporit akan bekerja secara agresif saat bertemu dengan kotoran, lumut, atau sisa zat organik yang mengendap pada dasar tandonnya. Tempat penampungan yang jarang membersihkannya justru akan memperparah masalahnya.

7. Pengaruh Suhu Air yang Cenderung Dingin

Suhu air yang rendah atau dingin cenderung mengikat molekul gas kaporit lebih kuat, sehingga gas tersebut sulit untuk lepas. Tempat penampungan yang letaknya pada area teduh mungkin akan memiliki masalah bau yang lebih awet.

8. Penyesuaian Kadar Klorin Saat Musim Hujan

Pihak pengelola air sering meningkatkan dosis kaporit secara signifikan saat musim hujan guna menetralkan kontaminasi bakteri dari airnya. Peningkatan dosis ini secara sengaja agar kualitas air tetap memenuhi standar tertentu.

Solusi Mengatasi Air pada Tandon yang Berbau Kaporit

Solusi Mengatasi Air pada Tandon yang Berbau Kaporit

Menjaga kesegaran air dalam penampungan adalah kunci utama untuk menciptakan pengalaman mandi dan memasak yang lebih nyaman.

Aroma kimia yang terlalu tajam, sering kali membuat penggunanya merasa ragu akan keamanan air yang mereka gunakan.

Maka dari itu, berikut ini ada beberapa solusi untuk mengatasi air pada tempat penampungan yang berbau kaporit yaitu:

1. Meningkatkan Sistem Aerasi Secara Alami

Solusi pertama adalah membiarkan gas klorin menguap ke udara bebas dengan cara memberikan sirkulasi udara yang lebih baik pada tandon. Bisa membuka sedikit tutup tandon selama beberapa jam pada siang hari.

2. Memasang Filter Karbon Aktif pada Jalur Pipa

Pasanglah tabung filter yang berisi karbon aktif pada pipa inlet sebelum airnya masuk ke dalam unit tempat penampungan.

3. Melakukan Pembersihan Tandon Secara Rutin

Jadwalkan pengurasan tempat penampungan setiap 6 bulan sekali guna membuang endapan lumpur serta kotoran organik yang menumpuk pada dasar tandonnya.

Tempat penampungan yang bersih akan mencegah terjadinya reaksi kimia antara klorin dengan kotoran.

4. Mengatur Waktu Pengisian Air di Malam Hari

Isilah tandon pada malam hari serta biarkan air tersebut mengendap selama minimal 8 jam sebelum menggunakannya pada pagi hari.

5. Menggunakan Alat Penjernih Air UV (Ultraviolet)

Jika ingin mengurangi penggunaan kaporit secara total, gunakanlah sistem sterilisasi lampu UV guna membunuh kuman tanpa tambahan zat kimia.

6. Beralih ke Tandon Air Material HDPE Murni

Gunakanlah tandon air berkualitas tinggi yang terbuat dari bahan HDPE murni dan stabil terhadap zat kimia. Material yang baik tidak akan bereaksi dengan klorin sehingga tidak akan menimbulkan aroma plastik atau bau kimia tambahan.

Rekomendasi Tandon Air Grand

Rekomendasi Tandon Air Grand

Untuk menghindari masalah airnya yang berbau kaporit, maka sudah saatnya untuk beralih pakai tempat penampungan merk Grand.

Tandon yang satu ini materialnya pakai HDPE murni berkualitas tinggi. Hal ini yang menjadikannya punya ketahanan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem.

Tempat penampungan merk Grand sendiri merupakan yang pertama dan satu-satunya mendapatkan sertifikat Halal dari MUI. Jadi, penyimpanan air sangat aman terhindar dari segala kotoran maupun najis.

Tandon merk Grand sendiri sudah ada perlindungan terbaik terhadap lumut. Jadi, mampu menjamin air yang tersimpan tetap bersih dan bebas dari bau kaporit.

Penutup

Jadi, demikianlah ulasan tentang mengapa air pada tandon bisa berbau kaporit. Pastikan dengan baik untuk memakai produk berkualitas tinggi agar tetap awet dalam jangka panjang.

Dapatkan tandon berkualitas di berbagai marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.