Cara Perbaiki Tandon Bocor dengan Mudah dan Cepat

Cara Perbaiki Tandon Bocor dengan Mudah dan Cepat

Cara Perbaiki Tandon Bocor – Pastinya tidak terbayangkan kalau dalam sehari tanpa air. Sumber daya alam yang satu ini bagi kehidupan makhluk hidup maupun manusia terutama, sangatlah penting. 

Dalam kehidupan sehari-hari, pemakaian tandon air jadi komponen penting yang tidak hanya berguna untuk menyimpan air.

Tapi juga memastikan pasokannya selalu cukup untuk berbagai aktivitas seperti aktivitas rumah tangga, kebersihan, dan pengairan.

Akan tetapi tidak jarang pemiliknya menghadapi masalah yang cukup mengganggu, yaitu tempat penampungan air yang mengalami kebocoran.

Jika tempat penampungan ini bocor, maka tidak hanya bisa menyebabkan pemborosan air saja. Tetapi juga bisa memicu kerusakan struktural tersendiri pada lingkungan disekitarnya.

Melalui artikel kali ini akan dijelaskan mengenai cara perbaiki tandon yang bocor dengan mudah dan cepat. Jadi, untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut ini.

Cara Mudah Perbaiki Tandon yang Bocor

Cara Mudah Perbaiki Tandon yang Bocor

Tempat penampungan air yang mengalami kebocoran bisa menjadi masalah serius, terutama kalau kebocorannya tidak segera diperbaiki.

Masalah yang satu ini tidak hanya menyebabkan airnya terbuang sia-sia, tetapi juga bisa merusak struktur dari tandon itu sendiri.

Untuk mengatasi masalah tersebut, maka berikut ini terdapat beberapa langkah mudah dalam memperbaiki tandon yang bocor yaitu:

1. Identifikasi Sumber Bocor

Kosongkan terlebih dulu tempat penampungan untuk mengurangi tekanan dan mencegah airnya terus mengalir.

Periksa seluruh bagian tandonnya, baik di dalam maupun di luar untuk menemukan lokasi bocornya. Tandai area yang bocor pakai spidol atau pita perekat.

2. Perbaikan Tandon yang Bocor dari Plastik

Bahan yang diperlukan yaitu seperti perekat epoksi atau sealant tahan air dan amplas halus. Bersihkan dulu area sekitar kebocoran supaya permukaannya lebih kasar, agar perekatnya mudah menempel.

Pakai perekat pada area yang bocor dan biarkan mengering sesuai petunjuk produknya. Lalu uji coba dengan mengisi air untuk memastikan perbaikannya sudah berhasil.

Jika menggunakan teknik pemanasan, maka bahan-bahan yang diperlukan yaitu alat solder atau heat gun dan potongan plastik sejenis sebagai tambalannya.

Panaskan area yang bocor memakai solder atau heat gun. Lelehkan potongan plastiknya pada bagian atas area bocor untuk menutupi lubang. Ratakan permukaan dengan alat pemanas sampai menyatu.

3. Perbaikan Tandon dari Stainless Steel

Kalau menggunakan las, maka beberapa bahan yang diperlukan seperti mesin untuk mengelas stainless steel dan kawat las.

Bersihkan area yang bocor memakai amplas atau sikat kawat. Las area yang mengalami kebocoran dengan hati-hati pakai kawat las stainless.

Ratakan hasil lasnya supaya tidak mengganggu keindahan dari tandonnya. Kalau pakai perekat khusus logam, maka bahan yang diperlukan yaitu perekat epoksi khusus logam dan amplas.

Pertama, amplas area yang bocor sampai permukaannya kasar. Kemudian oleskan perekat dan ratakan, tunggu sampai kering sebelum mengisi tandon kembali.

4. Uji Coba Perbaikan

Coba dengan mengisi tandon untuk memastikan tidak ada yang bocor lagi. Perhatikan dengan baik tekanan airnya untuk memastikan bahwa perbaikannya kuat dan tahan lama.

5. Cegah Kebocoran di Masa Depan

Bersihkan tempat penampungan rutin untuk mencegah penumpukkan kotoran. Hindari memindahkan tempat penampungan dalam kondisi penuh.

Pakai tandon dengan kapasitas yang sesuai supaya tidak kelebihan beban. Pastikan dengan baik tempat penampungan tersebut diletakkan pada permukaan yang kokoh dan rata.

Penyebab Tandon Air Mengalami Bocor

Penyebab Tandon Air Mengalami Bocor

Tempat penampungan air merupakan komponen penting yang perlu ada di berbagai wilayah, untuk menampung air bersih.

Sebagai informasi bahwa tempat penampungan ini bisa saja mengalami kebocoran. Terdapat beberapa penyebab umum kenapa tandon air mengalami bocor yaitu:

1. Kualitas Bahan Baku yang Kurang Baik

Tempat penampungan air yang terbuat dari bahan berkualitas rendah, maka cenderung lebih rentan mengalami keretakkan bahkan kebocoran.

2. Pengaruh Tekanan Air yang Berlebih

Mengisi tandon air melebihi kapasitas yang dianjurkan bisa menyebabkan tekanan berlebihan, berujung pada dinding yang melengkung atau pecah.

3. Paparan Sinar Matahari dan Cuaca Ekstrim

Tempat penampungan air yang terus menerus terpapar sinar matahari atau perubahan cuaca ekstrim, jika bahannya tidak tepat maka bisa menyebabkan materialnya terdegradasi.

4. Terkena Benturan

Pemasangan atau pemindahan tempat penampungan air yang tidak hati-hati maka bisa menyebabkan benturan atau goresan, yang berakibat bocor.

5. Karat pada Tandon

Jika tempat penampungan tersebut berbahan logam seperti stainless yang berkualitas rendah, maka bisa menyebabkan karat.

Jika karat ini dibiarkan terus menerus maka bisa menyebabkan kebocoran yang besar.

6. Serangan Hewan atau Akar Tanaman

Hewan seperti tikus maupun serangga bisa menggigit atau bahkan melubangi tempat penampungan ini. Akar tanaman besar yang tumbuh didekatnya, bisa menekan atau bahkan menusuk tandonnya.

Rekomendasi Tandon Air Anti Bocor Harga Terjangkau

Rekomendasi Tandon Air Anti Bocor Harga Terjangkau

Sangat direkomendasikan menggunakan tempat penampungan berkualitas yang harganya murah seperti merk Prime Blow.

Karena tandon yang satu ini terbuat dari bahan baku berkualitas tinggi plastik HDPE, sehingga tidak mudah rusak maupun bocor.

Tandon merk Prime Blow ini memiliki kekuatan tersendiri terhadap segala perubahan cuaca ekstrim. Jadi, pemakaiannya tetap awet meski dalam jangka waktu lama.

Untuk ukuran yang ditawarkan oleh tempat penampungan merk Prime Blow ini ada beragam, jadi bisa disesuaikan dengan pilihan masing-masing.

Penutup

Nah, itulah tadi cara mudah dalam perbaiki tandon air yang mengalami kebocoran. Pastikan hanya pakai merk dan bahan tandon berkualitas agar tidak mudah bocor.