4 Tips Memilih Ukuran Tandon Air yang Tepat

4 Tips Memilih Ukuran Tandon Air yang Tepat

Memilih ukuran tandon air yang tepat faktanya sangat penting untuk memastikan ketersediaan air bersih di rumah tetap aman dan menghindari pemborosan air yang akan berdampak positif bagi biaya tagihan air atau listrik.

Setelah membahas rekomendasi tandon air 1200 liter untuk berbagai usaha, artikel ini akan membahas tips memilih ukuran tandon air yang tepat. Yuk, simak!

Tips Memilih Ukuran Tandon Air yang Tepat

Tips Memilih Ukuran Tandon Air yang Tepat

Dalam memilih ukuran tandon air yang tepat, mungkin beberapa tips berikut ini dapat membantu.

1. Jumlah Penghuni

Saat memilih tandon air, jumlah penghuni rumah merupakan faktor utama yang harus diperhatikan. Semakin banyak anggota keluarga, semakin besar pula kebutuhan air harian.

Untuk menentukan ukuran yang tepat, pemilik rumah dapat memperkirakan konsumsi air per orang per hari terlebih dahulu.

Anggap saja, rata-rata setiap penghuni rumah membutuhkan sekitar 150 hingga 200 liter air per hari untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, memasak dan keperluan lainnya.

Contohnya, jika di dalam sebuah rumah terdapat 4 orang penghuni dengan kebutuhan sekitar 150 liter per harinya maka perhitungannya adalah 4 x 150 liter = 600 liter. Artinya, kebutuhan air harian adalah 600 liter per hari untuk 4 orang penghuni.

Dengan demikian, maka pemilik rumah bisa memilih tandon dengan ukuran minimal 600 liter atau lebih besar sedikit untuk dijadikan sebagai cadangan pasokan jika terjadi masalah pada pasokan air.

2. Kebiasaan Menggunakan Air

Selain memperhatikan jumlah penghuni, kebiasaan menggunakan air sehari-hari juga sangat memengaruhi pemilihan ukuran tandon air yang tepat.

Hal ini disebabkan karena setiap rumah tangga memiliki pola konsumsi air yang berbeda, tergantung pada aktivitas sehari-hari, gaya hidup dan musim di daerah tersebut.

Cobalah mencatat penggunaan air selama beberapa hari untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang konsumsi air harian di rumah.

Setelah mengetahui perkiraan konsumsi air harian, tambahkan cadangan air yang dibutuhkan untuk mengantisipasi penggunaan air yang lebih tinggi pada hari-hari tertentu.

Biasanya, kebiasaan penggunaan air ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Misalnya:

  • Seringnya mencuci pakaian, mencuci piring atau kendaraan maka kebutuhan air akan lebih tinggi.
  • Durasi dan frekuensi mandi juga dapat memengaruhi konsumsi air.
  • Bagi rumah yang memiliki kebun, maka penyiraman tanaman akan menambah jumlah konsumsi air.
  • Jika rumah memiliki kolam renang maka kebutuhan air akan meningkat untuk pengisian dan perawatan kolam renang.
  • Pada musim kemarau, konsumsi air cenderung meningkat untuk keperluan sehari-hari dan pengairan.

3. Sumber Air Utama

Ketersediaan dan kualitas air dari sumber utama akan menentukan seberapa sering pemilik perlu mengisi ulang tandon.

Jika menggunakan PDAM sebagai sumber air utama, pemilihan kapasitas bisa lebih kecil karena pasokan air umumnya cukup stabil.

Untuk rumah dengan sumur bor, kapasitas tandon dapat disesuaikan dengan debit air sumur. Di mana, jika debit air cukup besar maka pilihlah tandon dengan kapasitas yang lebih besar.

Sebaliknya, jika debit air terbatas maka pilihlah tandon dengan kapasitas yang lebih kecil dan atur jadwal pengisian ulang secara teratur.

Sementara sumber air dari mata air umumnya memiliki debit yang lebih kecil dibandingkan dengan sumur bor. Oleh sebab itu, memilih tandon dengan kapasitas yang sesuai dengan debit mata air agar tidak terjadi kekurangan air.

Selain ketersediaan air dari sumber utama, kualitas air juga penting untuk diperhatikan. kualitas air dari sumber utama yang kurang baik membutuhkan filter air. Di mana, filter air akan memengaruhi ukuran tandon air yang dibutuhkan karena akan mengurangi volume air yang dapat ditampung oleh tandon.

4. Luas Bangunan

Luas bangunan bisa menjadi pertimbangan yang terakhir. Karena setiap bangunan atau rumah memiliki kebutuhan air yang berbeda. Adanya fasilitas tambahan seperti kolam renang atau taman juga memengaruhi perbedaan ukuran tandon yang diperlukan meskipun luas bangunannya sama.

Walau demikian, luas bangunan bisa dijadikan acuan awal dalam memilih ukuran tandon air, namun bukan satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan. Untuk lebih jelasnya, penentuan kapasitas tandon bisa dikonsultasikan dengan ahli atau penjual tandon air agar mendapatkan rekomendasi yang tepat.

Tandon Air dengan Berbagai Ukuran

Setelah menentukan ukuran tandon air yang sesuai, langkah selanjutnya memilih tandon air yang tepat. Memilih tandon air yang tepat akan memberikan dampak positif dalam jangka panjang baik dari segi biaya maupun kualitas air yang disimpan di dalamnya.

1. Tandon Air Grand Luxe

Tandon Air dengan Berbagai Ukuran Tandon Air Grand Luxe

Rekomendasi yang pertama adalah Tandon Air Grand Luxe. Tandon air ini terbuat dari bahan HDPE yang memiliki kepadatan tinggi dan diproses menggunakan teknologi modern. Dengan body yang bergelombang, membuat kestabilan dari tandon air ini lebih tinggi.

Tandon Air Grand Luxe tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari 300 liter hingga 2200 liter. Ukuran tersebut akan sangat cocok bagi rumah atau bangunan dengan jumlah penghuni kecil hingga menengah. 

2. Tandon Air TOP

Tandon Air dengan Berbagai Ukuran Tandon Air Top

Rekomendasi yang kedua adalah Tandon Air TOP. Tandon air ini tersedia dalam berbagai variasi ukuran, mulai dari yang kecil hingga besar. Di desain dengan modern dan minimalis sehingga cocok untuk berbagai jenis bangunan.

3. Tandon Air Excel

Tandon Air dengan Berbagai Ukuran Tandon Air Excel

Rekomendasi terakhir adalah Tandon Air Excel. Tandon Air Excel tersedia berbagai pilihan ukuran tandon mulai dari yang kecil hingga besar. Desain tandon air ini dibuat sedemikian rupa agar lebih mudah dipasang tidak memerlukan perawatan khusus.

Penutup

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat ya, terima kasih sudah menyimak dan sampai jumpa lagi dengan tips menarik lainnya.