8 Tips Memilih Septic Tank Bio Tech Ramah Lingkungan dan Rekomendasinya

8 Tips Memilih Septic Tank Bio Tech Ramah Lingkungan dan Rekomendasinya

Septic tank bio tech adalah sebuah sistem pengolahan limbah domestik yang memanfaatkan teknologi biologi untuk menguraikan kotoran manusia menjadi zat yang lebih sederhana dan tidak berbahaya bagi lingkungan.

Setelah membahas perbedaan spesifikasi tandon air Prime dan Titan, artikel ini akan membahas tips memilih septic tank bio tech. Yuk, simak!

8 Tips Memilih Septic Tank Bio Tech Ramah Lingkungan

Tips Memilih Septic Tank Bio Tech Ramah Lingkungan

Septic tank bio tech bekerja dengan bantuan bakteri pengurai yang secara alami ada di dalam septic tank. Sebelum membelinya, mungkin beberapa tips berikut ini bisa dijadikan sebagai referensi.

1. Teknologi Pengolahan Limbah

Dalam memilih septic tank bio tech yang ramah lingkungan adalah beberapa teknologi pengolahan limbah yang perlu untuk diperhatikan.

Pertama adalah sistem anaerob yang merupakan bagian paling penting dalam sistem pengolahan limbah. Efisiensi sistem anaerob akan sangat memengaruhi kinerja keseluruhan septic tank.

Kedua, teknologi pengeringan yang baik dapat menghasilkan lumpur yang kering dan mudah dikelola.

Ketiga, sistem pembuangan gas yang efektif akan mencegah penumpukan gas metana dan meminimalisir risiko ledakan.

Kemudian yang terakhir adalah material septic tank yang sebaiknya berbahan yang kuat, tahan korosi dan tidak mudah bocor.

2. Material Pembuatan

Pilihlah material yang proses produksinya tidak menghasilkan limbah berbahaya dan mudah didaur ulang. Material yang terlalu tipis dapat mudah rusak, sedangkan material yang terlalu tebal akan membuat septic tank menjadi berat.

Material yang cukup umum digunakan adalah HDPE yang merupakan bahan yang sangat ideal untuk pembuatan septic tank karena menawarkan kombinasi yang terbaik antara kekuatan, daya tahan, kemudahan pemasangan dan harga yang relatif terjangkau.

3. Kapasitas

Dalam menentukan kapasitas septic tank yang tepat sangat penting untuk memastikan kinerja optimal dan menghindari masalah seperti meluap atau tidak efektifnya pengolahan limbah.

Contoh perhitungan sederhana untuk menentukan kapasitas septic tank, misalnya dalam sebuah rumah terdapat 4 orang. Asumsikan setiap penghuni rumah menghasilkan 150 liter limbah per hari. Total limbah per hari dari 4 orang artinya 4×150 liter yaitu 600 liter per hari.

Untuk kapasitas septic tank, biasanya disarankan mengalikan volume harian dengan 3 sampai 5 hari. Jadi, kapasitas minimal septic tank adalah 600 liter per hari x 3 hari = 1800 liter.  

4. Sistem Pembuangan

Sistem pembuangan pada septic tank ini bekerja dalam beberapa tahap. Mulai dari pengumpulan limbah hingga resapan.

  • Pengumpulan Limbah: Limbah domestik dari rumah tangga dialirkan ke dalam septic tank.
  • Pemisahan: Di dalam septic tank, limbah padat akan mengendap di bagian bawah, sementara lemak dan minyak akan mengapung di permukaan. Bagian tengah berisi cairan yang disebut effluent.
  • Penguraian oleh Bakteri: Bakteri anaerob yang terdapat dalam septic tank akan menguraikan bahan organik dalam limbah padat menjadi lumpur dan gas metana.
  • Filtrasi: Cairan yang telah diproses akan melewati media filter untuk menyaring partikel-partikel halus.
  • Desinfeksi: Beberapa jenis septic tank bio tech dilengkapi dengan sistem desinfeksi untuk membunuh kuman dan bakteri berbahaya.
  • Resapan: Cairan yang sudah bersih dan aman akan dialirkan ke dalam tanah melalui medan resapan.

5. Efisiensi Energi

Proses penguraian limbah pada septic tank ini didominasi oleh aktivitas bakteri anaerob. Bakteri ini bekerja secara alami tanpa memerlukan tambahan energi eksternal.

Tidak seperti beberapa sistem pengolahan limbah lainnya, septic tank bio tech umumnya tidak memerlukan pompa atau peralatan listrik yang besar untuk beroperasi. Ini berarti konsumsi energi listrik sangat rendah.

Secara keseluruhan, septic tank biotech lebih hemat energi karena mengandalkan proses alami.

6. Garansi

Pilih septic tank bio tech dengan garansi yang panjang, minimal 5 tahun. Hal ini sangat penting agar konsumen mendapatkan jaminan apabila ada kerusakan atau tidak dapat bekerja secara optimal.

7. Harga

Berbicara tentang harga, tentu saja hal ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Misalnya bahan yang digunakan, proses produksi dan lainnya.

Jangan tergiur dengan harga murah tanpa memperhatikan kualitas serta fitur yang ditawarkan. Karena septic tank bisa dikatakan sebagai investasi dalam jangka panjang. Jadi, memilih septic tank bio tech yang berkualitas tinggi dengan harga yang sedikit lebih mahal adalah pilihan yang bijak.

8. Sertifikasi

Pilihlah septic tank yang memiliki sertifikasi, seperti SNI atau sertifikasi ramah lingkungan. Dengan adanya sertifikasi ini, konsumen akan mengetahui kualitas dan keamanan produk.

Rekomendasi Septic Tank Bio Tech Ramah Lingkungan

Rekomendasi Septic Tank Bio Tech Ramah Lingkungan

Sedang mencari septic tank bio tech ramah lingkungan? Sebagai rekomendasinya bisa memilih Septic Tank Grand.

Septic tank ini terbuat dari bahan HDPE yang memiliki kepadatan tinggi sehingga dindingnya anti retak dan tahan terhadap guncangan di dalam tanah.

Menggunakan sistem filtrasi multi stage untuk memastikan proses penguraian lebih efektif dan dilengkapi dengan teknologi dual faced bioball yang membuat kotoran anti nempel dan minim buntu.

Dengan demikian, hasil dari proses pengolahan limbah lebih bersih dan aman saat dikeluarkan ke lingkungan.

Penutup

Semoga pembahasan di atas dapat bermanfaat bagi yang sedang bingung memilih septic tank yang bagus. Terima kasih.